LOMBOK BARAT – Dua warga negara (WN) Australia menjadi korban dalam insiden kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat. Keduanya berhasil dievakuasi bersama penumpang dan awak kapal lainnya dalam operasi penyelamatan yang melibatkan tim SAR gabungan.
KMP Putri Yasmin terbakar pada Rabu (12/8/2026) pagi ketika kapal tengah dalam perjalanan dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.15 WITA.
Setelah menerima laporan darurat, tim SAR dari wilayah Bali dan NTB langsung bergerak menuju lokasi. Sejumlah kapal penyelamat dikerahkan untuk mengevakuasi para penumpang dan awak kapal yang berada dalam kondisi darurat.
Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 173 orang berhasil dievakuasi dari kapal tersebut. Dua di antaranya merupakan warga negara Australia yang berada di dalam kapal ketika kebakaran terjadi.
Kedua WN Australia tersebut dilaporkan dalam kondisi selamat setelah berhasil dievakuasi. Mereka kemudian mendapatkan penanganan bersama para korban lainnya di lokasi evakuasi.
Sementara itu, satu orang penumpang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut. Korban diketahui merupakan seorang perempuan berusia 19 tahun yang berdomisili di Kota Mataram.
Proses evakuasi dilakukan melalui beberapa jalur. Sebagian penumpang dibawa menuju Pelabuhan Lembar di Lombok Barat, sementara sebagian lainnya dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai di Karangasem, Bali.
Tim gabungan mengerahkan sejumlah armada, termasuk kapal SAR, kapal TNI AL, kapal penyeberangan, serta perahu karet. Kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi juga turut membantu proses penyelamatan para korban.
Kebakaran menyebabkan kepanikan di antara penumpang. Dalam kondisi darurat, sejumlah penumpang dilaporkan harus menyelamatkan diri dari kapal dan masuk ke laut sebelum kemudian mendapatkan pertolongan dari kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.
Setibanya di pelabuhan, para korban menjalani pemeriksaan dan penanganan medis. Penumpang yang membutuhkan penanganan lebih lanjut langsung mendapatkan pertolongan dari petugas kesehatan.
Hingga kini, penanganan terhadap insiden KMP Putri Yasmin masih dilakukan oleh pihak terkait. Selain memastikan keselamatan seluruh korban, penyebab kebakaran juga menjadi bagian dari proses pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti bagaimana insiden tersebut terjadi.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan transportasi laut, khususnya pada jalur penyeberangan Bali-Lombok yang memiliki aktivitas cukup tinggi. Pemeriksaan terhadap kapal dan prosedur keselamatan menjadi hal penting untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Tim SAR dan seluruh unsur terkait terus melakukan koordinasi dalam penanganan pascakebakaran. Pemerintah juga memastikan kondisi para korban terus dipantau, termasuk dua warga negara Australia yang menjadi bagian dari penumpang yang berhasil diselamatkan.
